Church and Mission: Strengthening the Missionary Engagement of the Christ Assembly Fellowship Church (GPSK) Congregation in North Ketungau Hulu, West Kalimantan

Authors

  • Frans Aliadi Sekolah Tinggi Teologi Khatulistiwa Sintang, Indonesia https://orcid.org/0000-0002-0244-7338
  • Amita Prissila Sekolah Tinggi Teologi Khatulistiwa Sintang, Indonesia https://orcid.org/0009-0004-6128-012X
  • Daniel Nettana Sekolah Tinggi Teologi Khatulistiwa Sintang, Indonesia
  • Agus Leo Hikman Sekolah Tinggi Teologi Khatulistiwa Sintang, Indonesia
  • Septiana Henny Sekolah Tinggi Teologi Khatulistiwa Sintang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.53547/jyy4c844

Keywords:

church-seminary partnership, contextual ministry, Missio Dei, missionary commitment, remote church empowerment

Abstract

Community Service Activities constitute one of the core implementations of the Tri Dharma of Higher Education, aiming to provide tangible contributions to society through academic expertise and spiritual service. The background of this activity is the limited understanding among church congregations regarding the importance of missionary zeal in ecclesial life, particularly in remote areas such as Ketungau Hulu Utara. In response to this condition, Khatulistiwa Sintang Theological Seminary conducted a community service program in six local congregations of the Gereja Persekutuan Sidang Kristus (GPSK) from March 28 to April 6, 2025. The program employed a participatory and contextual approach, implemented through several forms of ministry, including Revival Worship Services, Christian Family Seminars, Sunday Worship Services, and household visitations. The objectives of this activity were to rekindle missionary enthusiasm among local congregations, strengthen the spiritual life of Christian families, and encourage active participation of young people in ministry and theological education. The results of the program indicate a positive response from the congregations, as reflected in their high level of enthusiasm during the activities, openness in discussions, and the emergence of interest among several young participants to pursue theological studies. In conclusion, this community service activity successfully contributed to enhancing missionary awareness among church members and strengthening collaborative relationships between Khatulistiwa Sintang Theological Seminary and the GPSK churches at both synodical and local levels in the Ketungau Hulu Utara region of West Kalimantan.

Abstrak

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui keilmuan dan pengabdian rohani. Latar belakang dari kegiatan ini adalah masih terbatasnya pemahaman jemaat mengenai pentingnya semangat misi dalam kehidupan bergereja, khususnya di wilayah pedalaman seperti Ketungau Hulu Utara. Oleh karena itu, Sekolah Tinggi Teologi Khatulistiwa Sintang mengadakan kegiatan PkM di enam gereja lokal Gereja Persekutuan Sidang Kristus (GPSK) pada tanggal 28 Maret – 6 April 2025. Metode kegiatan yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan kontekstual melalui pelayanan Ibadah Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR), Seminar Keluarga Kristen, Ibadah Minggu, dan perkunjungan rumah tangga jemaat. Tujuan kegiatan ini adalah untuk membangkitkan semangat misi di tengah-tengah jemaat lokal, memperkuat kehidupan rohani keluarga Kristen, serta mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam pelayanan dan pendidikan teologi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan respons positif dari jemaat yang ditandai dengan antusias dalam mengikuti setiap rangkaian acara, keterbukaan dalam diskusi, serta munculnya minat dari beberapa pemuda untuk melanjutkan studi teologi. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran misi jemaat serta mempererat relasi kerjasama antara STT Khatulistiwa Sintang dengan gereja GPSK secara sinode dan gereja lokal di daerah Ketungau Hulu Utara Kalimantan Barat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adyanto, Yohanes. Misiologi Kontekstual: Tantangan Dan Peluang Gereja Di Era Global. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2016.

Aliadi, Amita Prissila dan Frans. “Membangun Rumah Tangga Kristen Yang Bahagia.” KHATULISTIWA: Jurnal Pendidikan Teologi 1, no. 1 (2023): 65–77. https://jurnal.sttkhatulistiwa.ac.id/index.php/KHATULISTIWA/article/view/8/4.

Bambangan, Andeas Laoli dan Malik. “Gereja Sebagai Tubuh Kristus : Menelusuri Sejarah, Makna Dan Panggilan Kita Dalam 1 Korintus 12:12-13.” Sukacita : Jurnal Pendidikan Iman Kristen 2, no. 1 (2024): 77–83. https://ejournal.aripafi.or.id/index.php/Sukacita/article/view/470/506.

Banarto, Endang Pasaribu dan Kris. Teologi Misi. Jawa Barat: PT. Adab Indonesia, 2025.

Banawiratma, J.B. Spiritualitas Trinitaris Kosmis: Bahasa Pra-Dogma & Kontekstual. Yogyakarta: Kanisius, 2025.

Bosch, David J. Transforming Mission: Paradigm Shifts in Theology of Mission. Maryknoll: Orbis Books, 1991.

Christopher J. H. Wright. The Mission of God: Unlocking the Bible’s Grand Narrative. Downers Grove: IVP Academic Press, 2006.

Conn, Harvie M. Eternal Word and Changing Worlds: Theology, Anthropology, and Mission in Trialogue. Zondervan: Grand Rapids, 1984.

Data Badan Pusat Statistik Sintang tahun 2020 https://sintang.go.id/wp-content/uploads/2021/07/Kabupaten-Sintang-Dalam-Angka-2020.pdf, Akses 18 Februari 2026

Eddy Suratman, Chairil Effendi, wahyudi, Jumadi, Radian, Turiman Fathurachman, Meiran Panggabean, M. Iqbal Arsyad. Desain Penataan Daerah Di Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2012 – 2025. Jakarta Selatan: Kemitraan Bagi Pembaruan tata Pemerintahan, 2012.

Hariyanto, Thomas. Gereja Yang Bermisi: Dinamika Pelayanan Dalam Konteks Indonesia. Yogyakarta: ANDI, 2015.

Ibrahim. “Membangun Jembatan Antar Generasi: Strategi Gereja Merangkul Milenial Dan Generasi Z.” EULOGIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 5, no. 2 (2025): 432–448. https://www.ojs.sttblessing.ac.id/index.php/eulogia/article/view/161/63.

Introvigne, Massimo. “Inside The Church of Almighty God: The Most Persecuted Religious Movement in China.” New York: Oxford Academic, 2020. https://academic.oup.com/book/36596?

Natanel. Wawancara dengan Ketua Umum Sinode GPSK, Sintang pada tanggal 4 Februari 2025

Rusmayani Tambun, Rosmey M. Sormin, Lustani Samosir and Arip Surpi Sitompul. “Manajemen Kemitraan Dalam Lembaga Pendidikan Kristen: Studi Kasus Kolaborasi Sekolah Dan Gereja.” Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan 8, no. 7 (2025): 7096–7099. http://www.jiip.stkipyapisdompu.ac.id/jiip/index.php/JIIP/article/view/8379/5827.

Salim, Roesmijati Roesmijati and Eddy. “Gereja Sebagai Eksistensi Kerajaan Allah Di Tengah Masyarakat.” KINGDOM : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 5, no. 1 (2025): 11–24. https://ojs.sttkingdom.ac.id/index.php/Theo/article/view/136/91.

Simanjuntak, Tigor P. Misi Kontekstual Di Indonesia: Perspektif Praktis Untuk Gereja Lokal. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2012.

Sitorus, R.A.B. Teologi Misi Dan Pelayanan Gereja Masa Kini. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2009.

Stott, John. The Contemporary Christian: Applying God’s Word to Today’s World. Downers Grove: InterVarsity Press, 1992.

Suawa, Ferdinan K. THE GREAT COMMISSION BECOMES THE GREAT OMISSION Setiap Orang Percaya Harus Keluar Mencari Yang HilangTHE GREAT COMMISSION BECOMES THE GREAT OMISSION Setiap Orang Percaya Harus Keluar Mencari Yang Hilang. Sulawesi Tengah: Feniks Muda Sejahtera, 2025.

Wardiat, Henny Warsilah and Dede. Pembangunan Sosial Di Wilayah Perbatasan Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2017.

Gulo, Ali Darman. Gembala Sidang GPSK “Pniel” Nanga Bayan, 30 Maret 2025

Laia, Dermawan. Ketua daerah GPSK Ketungau Hulu Utara, 29 Maret 2025

Zacharias, A. Menggereja Dalam Misi: Panggilan Dan Peran Gereja Masa Kini. Bandung: Kalam Hidup, 2011.

Downloads

Published

2026-09-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Church and Mission: Strengthening the Missionary Engagement of the Christ Assembly Fellowship Church (GPSK) Congregation in North Ketungau Hulu, West Kalimantan. (2026). Real Coster : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(2), 118-135. https://doi.org/10.53547/jyy4c844

Similar Articles

11-20 of 33

You may also start an advanced similarity search for this article.