A Faith-Building Model Based on Colossians 2:7 for Strengthening Congregational Spirituality: A Community Service Study at GBT Bukit Hermon Mangkupalas, Samarinda
DOI:
https://doi.org/10.53547/09375r61Keywords:
faith formation, Colossians 2:7, community service, church congregation, spiritual growthAbstract
This Community Service Program (PkM) aims to strengthen the faith of the congregation of Beth-El Tabernacle Bukit Hermon Church, Mangkupalas, Samarinda, based on Colossians 2:7 through planned and contextual faith formation activities. The program was motivated by the congregation’s need for systematic spiritual guidance to develop a firm, growing, and resilient faith amid modern life challenges. A participatory approach was applied using Bible-based faith formation methods, including material presentation, interactive discussions, and faith reflection. The program involved approximately 250 congregation members and was conducted within a worship and fellowship setting. The results indicate an increased understanding of Colossians 2:7, particularly regarding living rooted in Christ, being built up in faith, and growing steadfast in faith. Furthermore, the program strengthened spiritual attitudes, faith awareness, and the congregation’s commitment to spiritual disciplines and active involvement in church ministry. Therefore, Bible-based faith formation within the framework of community service is effective in strengthening the congregation’s faith foundation and has strong potential for sustainable implementation in local churches.
Abstrak
Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk menguatkan iman jemaat Gereja Beth-El Tabernakel Bukit Hermon Mangkupalas, Samarinda, berdasarkan Kolose 2:7 melalui kegiatan pembinaan iman yang terencana dan kontekstual. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan jemaat akan pendampingan rohani yang sistematis agar memiliki iman yang kokoh, bertumbuh, dan relevan dengan tantangan kehidupan modern. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan pembinaan iman berbasis Alkitab melalui pemaparan materi, diskusi interaktif, dan refleksi iman. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 250 jemaat dan dilaksanakan dalam suasana ibadah serta persekutuan gerejawi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman jemaat terhadap makna Kolose 2:7, khususnya tentang hidup berakar di dalam Kristus, dibangun dalam iman, dan bertambah teguh dalam iman. Selain itu, pembinaan ini juga memperkuat sikap spiritual, kesadaran iman, serta mendorong komitmen jemaat dalam disiplin rohani dan keterlibatan pelayanan gereja. Dengan demikian, pembinaan iman berbasis Alkitab terbukti efektif sebagai model PkM untuk memperkuat fondasi iman jemaat secara berkelanjutan.
Downloads
References
Anggi Fatma Triyani, Timotius Ferry Setiawan, and Andinna Salsabela. “Spiritualitas dalam Pendidikan : Mengembangkan Iman melalui Kurikulum Pendidikan Agama Kristen.” Sabar : Jurnal Pendidikan Agama Kristen dan Katolik, 2024, 25–30.
Semuel Benaja, Daniel Suharto, and Julien Lontoh. “Korelasi Pembinaan Warga Gereja dan Materi Pembinaan bagi Pertumbuhan Rohani Jemaat di Gereja Gerakan Pentakosta Immanuel Bogor Berdasarkan Efesus 4:11-16.” Jurnal Silih Asuh:Teologi dan Misi, 2025, 46–65.
F. F. Bruce, James D. G. Dunn, Douglas J Moo, Moisés Silva, and Clinton E. Arnold. The Letters to the Colossians and to Philemon. Eerdmans, Grand Rapids, 2007.
Robert Chambers. Participatory Workshops: A Sourcebook of 21 Sets of Ideas and Activities. Routledge, London, 2012.
James D.G. Dunn. The Epistles to the Colossians and to Philemon. NIGTC. Eerdmans, Grand Rapids, 1996.
Fengky Luky Masengi. “Pendidikan Agama Kristen dan Pertumbuhan Gereja (Studi Deskriptif di Gereja Pantekosta di Indonesia Jemaat Ekklesia).” Lumen: Jurnal Pendidikan Agama Katekese dan Pastoral, 2022, 111–22.
Segarman Gea. “Peranan Pembinaan Rohani Kristen Berdasarkan Kolose 2:6-7 dan Relevansinya Bagi Remaja Masa Kini.” Kaluteros Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 2025, 169–88.
Bakhoh Jatmiko, Gift Mtukwa, and Sherly Ester Elaine Kawengian. “Embracing psychology for Theology: The role of developmental theories in Christian spiritual formation.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 2024, 49–63.
Simon Maahury Moshe. “Faktor Pendukung Pertumbuhan Gereja: Analisis Pertumbuhan Jemaat Gereja GBI Keluarga Allah.” Jurnal Teologi Terapan, 2022, 40–52.
Joshua Nolt. “Faith Development Theory and a Developmental Approach to Spiritual Formation for the.” George Fox University, 2021.
Peter T. O’Brien. Colossians, Philemon. WBC 44. Word, Waco, 1982.
Joko Priyono and Paulus Dimas Prabowo. “Pembinaan Identitas Kristen bagi Keluarga Besar Mahasiwa Kristen Politeknik Negeri Samarinda: Penerapan Matius 5:13-16.” Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2025, 29–44.
Anton Siswanto. “Relasi Formasi Spiritual dan Pertumbuhan Rohani.” Te Deum (Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan), 2024, 351–70.
Tiurma Berasa. “Implementasi Pendidikan Agama Kristen di Lingkup Keluarga Sebagai Upaya Pembinaan Iman Anak dan Orang Dewasa.” Jurnal Trust Pentakosta, 2024.
Sonius Wenda, Neri Payage, and Amardius Bawan. “Upaya Peningkatan Pertumbuhan Iman: Studi Kasus Efektivitas Program Pelayanan Gerejawi Jemaat GKII Yerusalem Amsangi Daerah Silimo Yerusalem Amsangi Daerah Silimo.” Journal of Knowledge and Collaboration, 2024, 283–89.
N.T. Wright. Paul for Everyone: The Prison Letters. Westminster John Knox Press, Louisville, KY, 2004.
Ofertiaman Zai and Arde Zebua Justitia. “Memahami Strategi Pembinaaan Rohani Untuk Warga Gereja: Membangun Iman Dan Karakter Jemaat.” Jurnal Ilmiah Research Student, 2025, 74–79.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fianus Tandiongan, Tri Astuti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Semua artikel yang diterbitkan dalam Real Coster: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dilindungi oleh hak cipta.
Hak cipta dimiliki oleh penulis, sementara jurnal memiliki hak untuk menerbitkan dan mendistribusikan artikel dalam bentuk cetak maupun elektronik.
Artikel dalam jurnal ini dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International (CC BY-NC-SA 4.0). Lisensi ini memungkinkan pembaca untuk:
-
Mencantumkan nama penulis dan jurnal secara tepat.
-
Menggunakan artikel untuk keperluan nonkomersial.
-
Mendistribusikan versi turunan dengan lisensi yang sama.
Penggunaan di luar cakupan lisensi ini seperti untuk tujuan komersial atau modifikasi yang tidak sesuai memerlukan izin tertulis dari penulis atau penerbit jurnal.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai hak cipta atau permintaan izin, silakan hubungi kami melalui situs resmi jurnal atau email redaksi.
